Kamis, 05 April 2012

PROSES SOSIALISASI DAN KARIER

PROSES SOSIALISASI DAN KARIER
·         Karier yang Efektif
Karier yang efektif mencakup karakteristik pretasi,sikap, kemampuan beradaptasi dan identitas.
·         Jalan Karier Realistik
o   Mencakup kemungkinan lateral dan kebawah yang tidak terikat pada kemajuan normal.
o   Bersifat sementara dan responsive terhadap perubahan kebutuhan organisasi.
Referensi    :               TEORI ORGANISASI Wahyu Darmono, S.Sos (STIMIK KUWERA)

EVALUASI PRESTASI

EVALUASI PRESTASI
·         Program evaluasi prestasi
o   Skala Pengharkatan Grafik
Bentuk evaluasi dengan menggunakan skala yang dipakai pengharkat untuk memeriksa kebenaran pengharkatannya.
o   Eseo Deskriptif
Evaluasi prestasi mengharuskan pengharka untuk mengurai titik kekuatan dan kelemahan setiap pegawai yang di harkat.
                                Semua prosedur ini sering menghasilkan kesalahan pengharkatan.

·         Metode Memperkecil Kesalahan
o   Peniadaan istilah seperti rata – rata dalam skala.
o   Mengharusakn pengharkat untuk mengharkat sejumlah kecil individu.
o   Melatih pengharkat untuk mengenali kecenderungan kesalahan yang umum.
Referensi    :               TEORI ORGANISASI Wahyu Darmono, S.Sos (STIMIK KUWERA)

EVALUASI PRESTASI


EVALUASI PRESTASI
·         Program evaluasi prestasi
o   Skala Pengharkatan Grafik
Bentuk evaluasi dengan menggunakan skala yang dipakai pengharkat untuk memeriksa kebenaran pengharkatannya.
o   Eseo Deskriptif
Evaluasi prestasi mengharuskan pengharka untuk mengurai titik kekuatan dan kelemahan setiap pegawai yang di harkat.
                                Semua prosedur ini sering menghasilkan kesalahan pengharkatan.

·         Metode Memperkecil Kesalahan
o   Peniadaan istilah seperti rata – rata dalam skala.
o   Mengharusakn pengharkat untuk mengharkat sejumlah kecil individu.
o   Melatih pengharkat untuk mengenali kecenderungan kesalahan yang umum.
Referensi    :               TEORI ORGANISASI Wahyu Darmono, S.Sos (STIMIK KUWERA)

TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN

TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN
·         Redustraining
Meningkatkan Kreatifitas dengan mendorong pengungkapan gagasan melalu diskusi yang tidak mengeritik.
·         Delphi
Meningkatkan kreatifitas dengan menggunakan pertimbangan yang diajukan secara anonim atas gagasan guna mencapai keputusan consensus.
·         Kelompok nominal
Meningkatkan kreatifitas dengan mengumpulkan orang bersama – sama dannlam sebha pertemuan yang sangat terstruktur dan tidak banyak komunikasi verbal.

Referensi            :               TEORI ORGANISASI Wahyu Darmono, S.Sos (STIMIK KUWERA)

PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN

PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
·         Keputusan yang di programkan.
o   Keputusan yang harus diambil ditingkat pertama organisasi.
·         Keputusan yang tidak di programkan.
o   Keputusan yang harus diambil oleh pimpinan atas.
·         Pengambilan keputusan tidak boleh di anggap sebagai tujuan, melainkan sebagai cara untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi.
·         Pengambilan keputusan harus dipandang sebagai proses bertahap banyaka atas dasar mana pilihan aktualnya hanya satu tahap.
·         Proses pengambilan keputusan dipengaruhi oleh :
o   Faktor lingkungan
o   Perilaku
Referensi            :               TEORI ORGANISASI Wahyu Darmono, S.Sos (STIMIK KUWERA)

PROSES KOMUNIKASI

PROSES KOMUNIKASI
·         Komunikasi merupakan salah satu proses vital yang menjiwai struktur organisasi.
·         Mutu keputusan manajerial sebagian besar bergantung pada mutu informasi yang bias diperoleh.
·         Proses komunikasi yang efektif terdiri dari beberapa unsur dasar , yaitu :
o   Komunikator
o   Pesan
o   Perantara
o   Penerima
o   Balikan
·         Proses penyandian dan penguraian sandi bersifat sejenis/homogeneous, komunikasi akan sangat efektif.
·         Beberapa hambatan dalam kegagalan komunikasi :
o   Kerangka acuan
o   Menyimak selektif
o   Kata putus nilai
o   Kredibilitas sumber
o   Masalah semantic
o   Penyaringan
o   Bahasa kelompok
Referensi            :               TEORI ORGANISASI Wahyu Darmono, S.Sos (STIMIK KUWERA)

MODEL DESAIN ORGANISASI

MODEL DESAIN ORGANISASI
·         Desain Organisasi Mekanistik
o   Proses motivasi hanya menyadap motif fisik, rasa ama dan ekonomik melalu persaan takut dan sanksi.
o   Proses komunikasi berlangsung sedemikian rupa sehingga informasi mengalir kebawah dan cenderung terganggu dan tidak akurat.
o   Proses interaksi bersifat tertutup dan terbatas.

·         Desain Organisasi Organik
o   Proses kepemimpinan mencakup persepsi tentang keyakinan dan kepercayaan antara atasan dan bawahan dalam segala persoalan.
o   Proses motivasi berusaha menimbulkan motivasi melalu metode partisipasi.
o   Proses pengambilan keputusan dilaksanakan di semua tingkatan melalu proses kelompok.
Referensi            :               TEORI ORGANISASI Wahyu Darmono, S.Sos (STIMIK KUWERA)