Minggu, 18 Desember 2011

Pengertian Koperasi

Koperasi 

badan usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum yang berlandaskan pada asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Prinsip Koperasi

Berikut ini beberapa prinsip koperasi :
Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka.
Pengelolaan koperasi dilakukan secara demokratis.
Sisa hasil usaha (SHU) yang merupakan keuntungan dari usaha yang dilakukan oleh koperasi dibagi
berdasarkan besarnya jasa masing-masing anggota.
Modal diberi balas jasa secara terbatas.
Koperasi bersifat mandiri.

Fungsi dan Peran Koperasi

Membangun dan mengembangkan potensi serta kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial Potensi dan kemampuan ekonomi para anggota koperasi pada umumnya relatif kecil.

Turut serta secara aktif dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan masyarakat Selain diharapkan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi para anggotanya, koperasi juga diharapkan dapat memenuhi fungsinya sebagai wadah kerja sama ekonomi yang mampu meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan masyarakat pada umumnya.

Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional Koperasi adalah satu-satunya bentuk perusahaan yang dikelola secara demokratis.

Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi Sebagai salah satu pelaku ekonomi dalam sistem perekonomian Indonesia, koperasi mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan perekonomian nasional bersama-sama dengan pelaku-pelaku ekonomi lainnya.

Manfaat Koperasi

Berdasarkan fungsi dan peran koperasi, maka manfaat koperasi dapat dibagi menjadi dua bidang, yaitu manfaat koperasi di bidang ekonomi dan manfaat koperasi di bidang sosial.

Manfaat Koperasi di Bidang Ekonomi

Meningkatkan penghasilan anggota-anggotanya.
Menawarkan barang dan jasa dengan harga yang lebih murah.
Menumbuhkan motif berusaha yang berperikemanusiaan.
Menumbuhkan sikap jujur dan keterbukaan dalam pengelolaan koperasi.

Manfaat Koperasi di Bidang Sosial

Mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat damai dan tenteram.
Mendorong terwujudnya aturan yang manusiawi yang dibangun tidak di atas hubungan-hubungan kebendaan tetapi di atas rasa kekeluargaan.
Mendidik anggota-anggotanya untuk memiliki semangat kerja sama dan semangat kekeluargaan.

Organisasi Niaga


Pengertian Organisasi Niaga. 

Suatu organisasi yang bersifat untuk mencapai suatu keuntungan. Organisasi ini sering kita temui dalam kehidupan yang berbasis globalisasi saat ini dengan factor ekonomi yang semakin berkembang menjadi organisasi niaga semakin pesat .


Macam-macam organisasi niaga :

1. Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan Terbatas dahulu disebut Naamloze Vennootschaap (NV), yaitu suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya.. Pemilik saham memiliki tanggung jawab yang terbatas yaitu sebanyak saham yang dimiliki..


2. Persekutuan Komanditer (CV)

Suatu perusahaan yang didirikan oleh satu atau beberapa orang secara tanggung menanggung, bertanggung jawab secara keseluhruhannya atau secara solider denga satu orang atau lebih sebagai pelepas uang (geldschieter) dan diatur dalam khud.


3. Joint Ventura 

Suatu perusahaan yang baru didirikan bersama sama oleh beberpa peruhsaan yang berdiri sendiri terpisah dari perusahaan lama para pihak dengan menggabungkan potensi usaha seperti know-who dan modal dalam perbandingan yang telah ditetapkan menurut perjanjian kontrak yang kelak disepakati.

4. Koperasi

Suatu jenis badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berasaskan kekeluargaan. Tujuan koperasi adalah mensejahterakan anggotanya (menurut UUD 1945 pasal 33 ayat 1).

5. Kartel

Kelompok produsen mandiri yang bertujuan menetapkan harga, membatasi suplai dan kompetisi. 

6. Firma

Asosiasi antara dua atau lebih individu sebagai pemilik untuk menjalankan perusahaan dengan tujuan untuk mendapatkan laba.

7. Trust

Suatu kepercayaan dari atasan untuk bawahan atau sebaliknya, hubungan tersebut merupakan hal yang sangat penting agar kerjasama dapat tercipta dengan efektif.

8. Holding company

Perusahaan utama yang membawahi beberapa perusahaan yang tergabung ke dalam satu grup perusahaan.

Senin, 24 Oktober 2011

Organisasi Matrik


Organisasi Matrik
Struktur matrik kadang disebut dengan sistem komando berganda . disini terlihat manager fungsional yang mempunyai staf dan sumber tetapi tidak bekerja dan manager proyek yang mengkontrol pekerjaan tetapi tidak mempunyai staf dan sumber milik mereka sendiri.
Manger fungsional tugasnya :
Ø  Menyediakan staf dan sumber bagi proyek
Proyek manager, bebas dari tanggung jawab langsung atas staff sehingga mereka dapat memusatkan perhatian pada manajemen yang efektif dalam proyek. Dan demikian mereka cukup meminta sumber kepada manager fungsional , serta masing-masing staf melapor pada dua atasan yaitu manager proyek dan manager fungsional . akhirnya akan terjadi rantai komando ganda.

Wewenang Fungsional


Wewenang Fungsional
Wewenang fungsional merupakan tipe ketiga dari struktur yang ditemukan dalam organisasi baik secara temporer atau permanen. Perbedaan  antara struktur line and staff dan fungsional adalah pada fungsional, staf ahli melaksanakan wewenang langsung atas beberapa jalur aktivitas departemen. Kadang- kadang wewenag fungsional adalah hasil dari kebijakan tak tertulis.
Keuntungan Wewenang Fungsional :
Ø  Pekerja dapat menarik keuntungan dari para ahli  dari berbagai bidang
Kerugian Wewenang Fungsional :
Ø  Kemungkinan akan munculnya masalah perilaku organisasi yang dikaitkan dengan “melayani dua tuan”.
Ø  Konsekuensinya muncul kecendrungan rival yang berkembang antar departemen

Line and Staff Authority


Line and Staff Authority
Pada sebagian organisasi saat ini pada umumnya mengkombunasikan dua bentuk wewenang yaitu line and staff authority.
Didalam perusahaan, departemen yang umumnya diklasifikasikan sebagai staf adalah mereka yang berada dalam departemen SDM, periklanan, public relation, dan bagian hukum.
Keuntungan line and staff authority :
Ø  Staf menjadi sumber informasi teknis dan spesialisasi
Ø  Terdapatnya spesialisasi kerja
Ø  Menyandarkan jalur manager pada spesialisasi pekerjaan yang detail
Ø  Fleksibilitas anggota staf yang dapat lintas jalur departemen
Kerugian line and staff authority :
Ø  Staf spesialis mungkin akan tersinggung dengan adanya line manager staff karena posisi dan kekuasaan yang dimiliki
Ø  Anggota staf dapat menyebabkan terjadinya friksi jika mereka mencoba mengambil wewenang langsung atas jalur personal
Ø  Kebingungan dan penundaan dapat teripta jika tanggung jawab dari line dan staff tidak disebutkan dengan jelas
Manager staff umumnya tidak memiliki wewenang dalam mengambil keputusan atas line pekerja. Sebagi hasil anggota staf dalam beberapa organisasi mungkin merasa mereka sebagai pihak kedua, tidak memiliki status, kekuasaan atau pengaruh sebagaimana mereka yang berada didalam suatu line terutama gaji manager staf dengan line manager tentu saja lebih besar gaji line manager.

Line Authority

Line Authority
Line authority adalah bentuk yang paling sederhana yang biasa digunakan oleh organisasi kecil .
contoh :
Ø  Seorang manager dengan line authority mengatur aktivitas yang berhubungan langsung dengan usaha pencapaian sasaran organisasi
Tipe ini disebut dengan tipe militer , dimana line authority berjalan dari atas kebawah dan akuntabilitas berjalan dari bawah ke atas.
Keuntungan line authority :
Ø  Sederhana dan mudah dibuat
Ø  Menghilangkan keraguan mengenai tanggung jawab dan wewenang
Ø  Fleksibel dan memungkinkan pengambilan keputusan dengan cepat
Kerugian line authority :
Ø  Senior manager harus berurusan dengan pekerjaan yang kurang detail karena banyaknya aktivitas bawahan yang harus disetujui
Ø  Tidak memerlukan keahlian spesialis yang seringkali dibutuhkan dalam organisasi
Ø  Merintangi munculnya inisiatif karena ketakutan tidak akan disetujui oleh manager tingkat tinggi
Sebagian besar organisasi tidak dapat diatur secera efektif dalam bentuk pure line dan memerlukan kedalaman pengetahuan akan masalah hukum, keuangan, dan SDM yang memerlukan fungsi pelayanan . kondisi ini yang akhirnya mengacu pada wewenang staf.

Bentuk Wewenang dalam Organisasi

Bentuk Wewenang dalam Organisasi
Kossen (1991:144-151), menjelaskan tentang berbagai tipe wewenang formal yang berlaku saat ini :
(a) Line authority;
(b) Line dan staff authority;
(c) Fungsional; dan
(d) matriks.